“Gereja harus jadi berkat bagi lingkungan nya, membantu sesamanya yang kekurangan tanpa perlu melihat latar belakang keyakinan, sesuai dengan pesan agung Kristus Yesus, Kasihilah Sesama mu Manusia Sama Seperti Engkau Mengasihi Dirimu Sendiri”, -Pdt Agus Setiawan, Gembala Sidang GBI Prima HarapanĀ  Regency-

-Bekasi Kota-

Badai Pandemi Covid19 yang tak berhenti susul menyusul menyerang penduduk dunia menyebabkan bukan hanya korban jiwa juga mematikan perekonomian suatu negara, tak terhitung banyaknya penggangguran yang ditimbulkan baik dari golongan pekerja maupun para pengusaha. Semua lini ekonomi terdampak akibat pandemi yang sepertinya tak berkesudahan.

Gereja Bethel Indonesia(GBI) Prima Harapan Regency, melalui Gembala Sidangnya Pdt Agus Setiawan merasa perlu untuk ikut membantu sesama yang sangat terdampak pandemi dengan mengadakan kegiatan Bakti Sosial Pembagian Sembako kepada warga sekitar untuk membantu mereka yang kekurangan. Menurutnya, sudah saatnya Gereja untuk tidak hanya fokus kegiatan ibadah internal tetapi melakukan ibadah external, dimana gereja harus menunjukan jati diri aslinya yaitu jadi garam dan terang dunia.

“Hari ini, Kamis (21.07.2021) kami menyalurkan bantuan 50 paket sembako baik kepada jemaat yang membutuhkan juga kepada para warga sekitar yang membutuhkan. Kegiatan bakti sosial ini sudah berkala Kami lakukan dalam area lingkungan sekitar saja karena memang kemampuan yang masih terbatas,di pandemi yang pertama tahun lalu, Kami rutin menyalurkan berkat mulai dari sembako juga mengadakan konter nasi kotak maupun hidangan alakadar untuk berbuka puasa bagi saudara-saudara muslim yang lewat didepan gereja pada bulan puasa dimasa pandemi. Semata hanya untuk membantu meringankan saja beban para saudara yang kekurangan dan yang membutuhkan”, ungkap Pdt Agus Setiawan kepada media.

Pdt Agus juga mengharapkan agar kegiatan sosial yang dilakukan mempunyai efek tular bagi gereja-gereja yang mampu untuk dapat meringankan beban warga yang membutuhkan. Empati kemanusiaan tanpa harus melihat suku, ras dan agama yang seperti Yesus ajarkan bisa dipraktekan langsung pada masa pandemi covid19, harapnya. Saat ditanya sumber dana kegiatan, Pdt Agus tersenyum dan mengutarakan bahwa dana kegiatan sebagian dari kas gereja dan sebagian dari tabungan pribadi yang dimilikinya. (Mac)

5 COMMENTS

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here