Waras Wasisto: Pemimpin Yang Abai Protokol Kesehatan Jangan Dipilih!

“Pemimpin itu adalah imam dan guru bagi masyarakat, kalau imam dan gurunya melakukan pelanggaran yang menyebabkan rakyatnya sakit bahkan sampai kehilangan nyawa, ini jelas bukan pemimpin”, Waras Wasisto, Koordinator Satgas Lawan Covid19 DPRD Provinsi Jawa Barat

-Kota Depok-

PatriotPalapa- Positif Covid19, Cawalkot Depok nomor urut 2, yang juga merupakan Walikota Depok non aktif, Mohammad Idris menjadi satu pelajaran yang mahal dan contoh yang kongkrit dari pelanggaran protokol kesehatan yang sudah diwajibkan pemerintah.

Semboyan tentang pentingnya melakukan protokol kesehatan yang berbunyi, ‘Mari Jaga Kesehatan Mu Dengan Demikian Kamu Menjaga Kesehatan Ku’, harusnya dilakukan oleh setiap orang untuk menjaga dirinya masing-masing agar terhindar dari penularan virus covid19. Dan dengan demikian juga serta merta melindungi keluarga juga lingkungan dimana dia berinteraksi. Apalagi pribadi tersebut adalah calon walikota, bahkan walikota non aktif Kota Depok.

Pelajaran mahal akibat pelanggaran protokol kesehatan tersebut berbuah pahit, Idris akhirnya tertular dan melakukan isolasi mandiri sehingga dirinya tidak bisa lagi melakukan aktifitas kampanye sampai batas akhir yaitu minggu tenang dan kemungkinan bisa diperpanjang sampai pada hari final pencoblosan yaitu tanggal 9 Desember 2020 terhitung tinggal 8 hari lagi.

Ditemui disela-sela jadwal padatnya, berjibaku melakukan kampanye menjelang masa tenang untuk paslon nomor 1, Pradi/Afifah. Waras Wasisto menyayangkan kontestasi Pilkada harus diciderai dengan absen nya Idris karena positif covid19. Walaupun merupakan kompetitor dari calon yang diusungnya.

“Ini pelajaran mahal untuk Pak Idris, dan saya turut mendoakan beliau agar kesehatan nya cepat pulih dan bisa kembali melakukan aktifitas normal kembali”, ungkapnya kepada media, Selasa(1.12.2020).

Dirinya yang juga merupakan Koordinator Satgas Lawan Covid19 DPRD Provinsi Jawa Barat menyayangkan hal tersebut terjadi, sebab menurutnya pemerintah sudah cukup tegas mengawasi penerapan protokol kesehatan dan rutin melakukan peringatan. “Seharusnya Pak Idris bisa menjadi contoh yang baik untuk masyarakat Kota Depok dalam penerapan protokol kesehatan”, pungkasnya.(Mac)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *