You are here
Home > Pilkada > Seruan ‘Ayo Ke TPS’ Membahana Di Tapos, 8 Anggota Dewan Provinsi Siap Terjunkan Team Khusus

Seruan ‘Ayo Ke TPS’ Membahana Di Tapos, 8 Anggota Dewan Provinsi Siap Terjunkan Team Khusus

“Pada pilkada Depok 2020, gak ada ceritanya kalah terhormat, yang ada adalah menang, menang dan menang!”, -Waras Wasisto, Dewan Provinsi Jabar, Fraksi PDI Perjuangan.

-Kota Depok-

PatriotPalapa- Estafet setelah lakukan konsolidasi di Sawangan, Depok, 8 Dewan Provinsi Jabar dari 5 partai besar pendukung paslon nomor 1, Pradi/Afifah yaitu, PDI Perjuangan/Gerindra/Golkar/PAN/PKB kembali berkumpul lakukan konsolidasi didaerah Tapos, Depok. Kesolidan dan kegigihan 8 Dewan ini menunjukan keinginan yang kuat untuk Kota Depok lebih maju dan makmur 5 tahun yang akan datang.

Berlokasi di Waroeng Kebunku, Jalan Leuwi Nanggun Tapos, Depok. Minggu sore(15/11-2020), berkumpul para Dewan Provinsi antara lain Waras Wasisto dari Fraksi PDI Perjuangan, Syahril/Aris Bobihoe/Rizky dari Gerindra, Faiz dari PKB dan Hasbulloh dari PAN lakukan konsolidasi yang juga dihadiri oleh kader dan pengurus 3 partai pengusung lain nya yaitu, PSI, Gelora dan Perindo selain dari 5 partai besar pengusung utama. 6 anggota DPRD Provinsi bergantian memberikan orasi penguatan kepada setiap struktural partai yang hadir.

Hasbulloh dari PAN yang mendapat kesempatan pertama membuka orasi dengan meneragkan visi-misi yang dimiliki oleh pasangan Pradi/Afifah yang sederhana dan bisa diaplikasi pada saat nanti menjadi pimpinan dikota Depok, berbeda dengan pasangan sebelah yang gagap.

“Kegagalan selama 15 tahun memimpin dikota Depok yang antara lain tak memperhatikan para Ustad/Ustadzah, para Marbot bahkan Madrasah pun Depok tak punya, ini berbanding terbalik dengan platform partainya yang mengedepankan agama. Dan sekarang warga Depok sudah paham dan tau. Eh sekarang malah bikin janji ditulis dibaliho besar-besar akan membangun madrasah, loh kemana saja 15 tahun kemarin? belum lagi pada permasalahan pendidikan, kesehatan bahkan olahraga, apa coba yang dihasilkan oleh pemimpin Depok kemarin, selain gagal dan gagap”, papar Hasbulloh disambut tepuk tangan para hadirin.

Selanjut Waras Wasisto, politikus PDI Perjuangan dan Dewan Provinsi 2 periode ini maju dan mengingatkan bahwa tanggal 9 Desember 2020 harus mengajak setiap warga didomisili masing-masing untuk datang ke TPS, “untuk hadapi pilkada Depok 2020, kita harus extra kerja yang Out OF The Box, dan pekerjaan utama sekarang sampai pada masa tenang nanti adalah menambah banyaknya pemilih dari swing voters yang berjumlah 42%. Semakin banyak yang datang ke TPS semakin besar peluang kemenangan untuk Pradi/Afifah”, tegas Waras disambut yel-yel kemenangan oleh para peserta konsolidasi.

Senada dengan Waras Wasisto, Aris Bobihoe, Babai dan anggota dewan lain nya bergantian menyampaikan orasinya dan menjelaskan kepada hadirin tentang meraih kemenangan pada pertarungan dipilkada Depok 2020, untuk meningkatkan jumlah pemilih, masing-masing anggota Dewan akan membuat team khusus untuk mengingatkan warga agar datang ke TPS.

Menariknya, hadir juga perwakilan dari DPD Partai Gelora, Subhan yang mantan pengurus DPP PKS bagian kepemudaan yang dalam orasinya menyampaikan bahwa Gelora adalah partai yang menganut kebersamaan dalam sebuah kemajuan dan kesejahteraan warga masyarakat Kota Depok.

“Alasan Gelora mendukung Pradi/Afifah adalah melihat mereka bisa menjadi pemimpin visioner yang bisa bermusyarawah dan bekerja sama dalam membangun Depok kedepan nya, dan kami juga sudah melakukan survey bahwa kemenangan Pradi/Afifah adalah suatu keniscayaan”, pungkas Subhan.(Mac)

Leave a Reply

Top