“Pada Hari Santri nanti tentunya Kami juga akan mendoakan pasangan Pradi Afifah menang dan membawa perubahan di Kota Depok,” -Abdul Kodir, Ketua GP Ansor-

-Kota Depok-

Dalam rangka memperingati Hari Santri Nasional pada Kamis 22 Oktober, GP Ansor Kota Depok punya agenda khusus. Ketua GP Ansor Depok Abdul Kodir dan Kasatkorcab Banser Agus Ahmad Mustaín, mengistruksikan seluruh pimpinan anak cabang GP Ansor se-Kota Depok untuk menyelenggarakan Doá dan Dzikir Serentak. Gerakan Pemuda Ansor (disingkat GP Ansor) adalah sebuah organisasi kemasyarakatan pemuda di Indonesia, yang berafiliasi dengan Nahdlatul Ulama (NU). Organisasi ini didirikan pada tanggal 24 April 1934. GP Ansor juga mengelola Barisan Ansor Serbaguna (Banser)

“GP Ansor dan Banser Kota Depok serentak memperingati hari Santri di 11 kecamatan. Tahun ini kita isi dengan kegiatan istighosah, dzikir tahlil , dan pembacaan sholawat tibbil qulub untuk mendoakan bangsa Indonesia jauh dari musibah. Terutama musibah covid-19 yang hampir 8 bulan melanda negeri ini,” jelas Abdul Kodir.

Lebih lanjut Abdul Kodir mengatakan momen hari Santri ini juga mendoakan agar Pilkada Depok 2020 berjalan aman, lancar dan tidak terjadi hal-hal yang tidak diinginkan.

Gerakan Pemuda (GP) Ansor Kota Depok dalam kontestasi Pilkada 2020 membuktikan totalitasnya mendukung Pradi Supriatna-Afifah Alia pada Pilkada Depok 9 Desember mendatang. Mereka akan mendoakan pasangan calon (paslon) nomor urut 1 tersebut.

“Kami juga mendoakan pasangan Pradi Afifah menang dan membawa perubahan di Kota Depok,” tegas Abdul Kodir. 

Meski acara digelar serentak di 11 Kecamatan Kota Depok, dikatakan tetap wajib menjaga protokol kesehatan Covid-19. Jumlah peserta dibatasi 100 orang untuk masing-masing kecamatan.

“Sengaja kami gelar di masing-masing kecamatan untuk menghindari penumpukan massa dan mengikuti protokoler kesehatan. Acara dimulai pada pukul 19.30 WIB, Kamis 22 Oktober,” pungkasnya.(Mac)

-Sumber; Monitor Depok

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here