-Kota Depok-

Presiden Jokowi sudah nyatakan Provinsi Jabar termasuk salah satu dari 4 Provinsi yang sedang dipersiapkan untuk ‘New Normal’, ini RK malah cari panggung memperpanjang PSBB“, Eric Yansen S.H.

Ditemui disela-sela kesibukan sebagai advokat, Eric Yansen Sihotang S.H menyesalkan keputusan perpanjangan PSBB yang diambil oleh Gubernur Jawa Barat, Ridwan Kamil. Menurutnya kebijakan perpanjangan PSBB kontradiksi dengan kebijakan pemerintah pusat yang sedang mempersiapkan program ‘New Normal’ untuk beberapa Provinsi.

“Sebagai kepala daerah harusnya RK mendukung kebijakan pemerintah pusat bukan malah bikin kebijakan yang bertentangan, toh pemerintah pusat pasti memiliki kriteria-kriteria khusus makanya yang dipilih hanya 4 Provinsi dan beberapa Kota/Kabupaten. Kalau mau cari panggung jangan ditengah situasi pandemi seperti inilah”, tegas Eric Yansen Sihotang S.H. yang juga merupakan wakil ketua bidang pemuda dan olahraga DPC PDI Perjuangan Kota Depok.

Lebih jauh Eric yang juga merupakan salah satu anggota Peradi menerangkan bahwa langkah yang diambil pemerintah pusat sudah sangat tepat dan diawasi secara ketat, bukan seperti RK yang sering bikin kebijakan populis dan kurang pengawasan. Erik mencontohkan bahwa dia sering berkeliling dibeberapa daerah di Jawa Barat dan melihat secara langsung lemahnya pengawasan pemerintah provinsi kepada pemerintah kota/kabupaten dibawahnya dalam penerapan PSBB.

“Ridwan Kamil itu harusnya memantau secara ketat PSBB diwilayahnya, alih-alih memperpanjang waktu. Saat saya melintas dibeberapa wilayah seperti Sukabumi, Cianjur kemarin bersama dengan anggota DPRD Provinsi Jawa Barat, saya lihat jalanan yang macet, pasar yang penuh dan pabrik yang sudah dibuka. Didepok tempat Saya tinggal pun demikian, ini artinya pengawasan PSBB tidak berjalan dan RK sebagai Gubernur Jawa Barat dimana kontrolnya?. RK juga mendampingi Presiden saat sidak untuk persiapan New Normal di Kota Bekasi kemarin yang paling tidak artinya dia paham dan menerima bahwa provinsinya termasuk dari salah satu provinsi yang akan menerapkan program ‘New Normal’, koq sekarang malah megeluarkan kebijakan yang bertentangan dengan program pusat? Awasi saja penerapan  PSBB diwilayahnya secara ketat dan ikuti program pusat yang baru juga dengan pengawasan ketat karena pasti akan disupport penuh oleh pusat”, pungkas Eric Yansen kepada media. (Mac)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here