You are here
Home > Pendidikan > INI KATA WAKIL KETUA KOMISI 4 DPRD KOTA BEKASI TERKAIT OUTING KELAS

INI KATA WAKIL KETUA KOMISI 4 DPRD KOTA BEKASI TERKAIT OUTING KELAS

“Kami sudah memanggil para pihak yang terkait dengan polemik outing kelas SMP Negeri 1 Kota Bekasi untuk mengetahui jelas letak permasalahan nya dan sudah selesai, jadi kalau memang ada pihak yang tidak “puas” dengan hal tersebut ya wajar-wajar saja karena DPRD bukanlah alat pemuas”, Rudy Heryansyah, Wakil Ketua Komisi 4 DPRD Kota Bekasi.

-Kota Bekasi-

Polemik Outing Kelas SMP Negeri 1 Kota Bekasi yang belakangan ini menjadi tema pemberitaan disejumlah media online dan cetak Kota Bekasi mendapat perhatian serius dari komisi 4 DPRD Kota Bekasi dengan memanggil para pihak terkait (24/01/2020), bahkan komisi 4 juga ikut memanggil Inspektorat untuk melakukan audit mengenai laporan keuangan dan laporan kegiatan outing berdasarkan proposal kegiatan.

Rudy Heryansyah selaku wakil ketua komisi menyatakan kepada media, Jum’at siang(31/01/2020) menegaskan bahwa tupoksi DPRD sebagai controling dan pengawasan sudah dilaksanakan dengan memanggil para pihak terkait, dalam hal ini Kepala Sekolah, Komite Sekolah, Pihak Travel dan orang tua murid bahkan Inspektorat dalam hal audit kegiatan.

“Kita kumpulkan mereka dalam suatu ruangan untuk duduk bareng dan mengetahui letak permasalahan yang sebenarnya, bahkan kita minta Inspektorat untuk membuka hasil auditnya dan clear, Kita juga sudah punya catatan atas pertemuan tersebut, selesainya saling berjabatan tangan dan Kami pikir harusnya tidak ada lagi permasalahan terkait hal itu”, ungkap wakil ketua komisi 4 dari fraksi PDI Perjuangan.

Lebih lanjut Rudy memaparkan bahwa tidak benar rapat tersebut tertutup untuk media, ada awak media yang masuk, hanya saja karena ruangan yang kecil maka jadi terbatas yang masuk, “selama ini Kami dan media gak punya batas, sebab Kami menganggap kawan media adalah kawan Kami. Kawan-kawan media sering datang ke komisi bahkan ruang fraksi, tidak ada yang tertutupi dan Kami jaga transparan kepada media, jadi gak benar itu media dilarang meliput, bahkan Kami sarankan agar selesai pertemuan dipersilahkan kawan media untuk meliput. Agar hasil pertemuan bisa menjadi pemberitaan dan diketahui oleh masyarakat luas, ujarnya.

“Terkait outing kami juga berencana akan memanggil kembali pihak sekolah, karena Saya dengar bukan hanya kelas 8 saja yang outing, kelas 9 juga melakukan outing, kami akan panggil pihak terkaitnya juga dalam waktu dekat ini. Saya sarankan agar para orang-tua siswa yang mempunyai masalah maupun saran terkait dunia pendidikan, silahkan datang ke komisi, Insya Allah semampunya Kami akan menjadi jembatan komunikasi bagi para pihak”, pungkas Rudy Heryansah.(Mac)

Leave a Reply

Top