You are here
Home > Berita Nasional > Otentikasi Terhadap Benda Bersejarah Kerajaan Gowa Menggunakan Metode Canggih.

Otentikasi Terhadap Benda Bersejarah Kerajaan Gowa Menggunakan Metode Canggih.

-Gowa, Sulawesi Selatan-

Hari Senin Siang 19 September 2016,sekitar pukul 12.10WIB,Museum Kerajaan Gowa Balla Lompoa kedatangan tamu yang berjumlah 5 orang dari Jakarta. Adapun kedatangan team tersebut berdasarkan atas kebutuhan Pemkab Gowa untuk menjaga aset-aset milik Kerajaan Gowa yang disampaikan kepada Polri agar diberikan solusi dimana sesuai dengan fungsi dan kompetensinya memberikan pelayanan keamanan kepada Masyarakat,khususnya Masyarakat Gowa, maka Polri dalam hal ini Polda Sulawesi Selatan atas dasar menjaga kepentingan bersama menghubungi Team Ahli dari Jakarta dimana team tersebut juga pernah bekerja-sama dengan Polri dalam hal Autentifikasi Barang-Barang Sejarah yang pernah dilakukan di Museum Prabu Siliwangi,Sumedang dan sedang dalam tahap uji coba untuk memberikan “Tanda” kepada projetktil peluru agar bisa dikenali sesuai unit yang ada di Kepolisian.

Team Ahli yang sebelumnya diterima oleh Sekretaris Daerah Kabupaten Gowa Haji Muchlis bersama jajaran Muspida Kabupaten Gowa yang terdiri dari Unsur Kepolisian, Kodim dan Kejaksaan serta dinas-dinas terkait mengadakan rapat kecil sebelum berangkat ke Museum Kerajaan, dalam rapat tersebut Team Ahli berkesempatan mengadakan persentase singkat pengenalan dan kemampuan produk yang hendak dipakai.

“Pekerjaan atau tugas yang diberikan kepada Kami lebih kepada Autentifikasi bukan Identifikasi, sebab Identifikasi adalah kegiatan yang mencari, menemukan, mengumpulkan, meneliti, mendaftarkan, mencatat data dan informasi dari “kebutuhan” lapangan. Secara intensitas kebutuhan dapat dikategorikan (dua) macam yakni kebutuhan terasa yang sifatnya mendesak dan kebutuhan terduga yang sifatnya tidak mendesak sedangkan Autentikasi adalah suatu langkah untuk menentukan atau mengonfirmasi bahwa seseorang (atau sesuatu) adalah autentik atau asli. Melakukan autentikasi terhadap sebuah objek adalah melakukan konfirmasi terhadap kebenarannya dan Kami membubuhkan tanda kepada Barang-Barang Berharga Peninggalan Kerajaan Gowa tersebut dengan memakai tehnologi canggih yang tehnologi ini hanya Kami yang punya,tehnologi ini juga kasat mata dan bisa ditorehkan diberbagai media, mulai dari Kayu/Besi maupun Kertas, serta tidak bisa hilang atau lenyap oleh kondisi cuaca atau temperatur tinggi, sekalipun media yang di “tandai” hangus atau hanya bersisa karbon karena pembakaran masih bisa di cek keberadaan nya lewat sisa pembakaran tadi melalui alat pengecekan khusus Kami” terang Elias Medellu, Ketua team ahli dari Jakarta.

Senada dengan Elias Medellu, KaBagHuMas PemKab Gowa, Ibu Tenri mengatakan bahwa ini adalah bagian dimana Pemerintahan Kabupaten Gowa menunjukan kepada Masyarakat Adat Gowa bahwa Pemerintah peduli dan ikut berkontribusi langsung dalam menjaga dan memelihara barang-barang berharga peninggalan Kerajaan Gowa, terlepas dari konflik yang sedang terjadi di keluarga kerajaan dimana konflik tersebut dapat diselesaikan secara musyawarah dan mufakat agar terjaganya stabilitas kondisi masyarakat yang aman dan tentram.(Mac).

Leave a Reply

Top