-Kota Bekasi-

Berlokasi di Jatiasih tepatnya digedung Brantas Perumahan Bumi Dirgantara Permai, Senin Malam(2/12), Waras Wasisto atau lebih dikenal dengan panggilan Mas Waras mengadakan reses pertamanya. Anggota dewan tingkat Provinsi Jawa-Barat ini bersilaturahmi dengan para konstituen nya dan warga sekitar, dihadiri kurang lebih 100 an warga, Mas Waras memulai resesnya sekitar jam 20.00 WIB.

Dalam sambutan nya, Mas Waras menjelaskan bahwa reses pertama ini lebih kepada silaturahmi selepas Pileg dan Pilpres. “Malam ini saya kembali bisa bertemu dengan para pemilih dan team sukses juga warga sekitar, pertama-tama Saya ucapkan syukur kepada TUHAN dan terima-kasih saya sampaikan atas dukungan yanh sudah diberikan baik untuk pemenangan Presiden maupun pemenangan saya”, ungkap Mas Waras kepada para konstituen nya.

Mas Waras dalam periode keduanya menjadi anggota DPRD Provinsi Jawa-Barat menerangkan bahwa ada bantuan provinsi senilai 90 milyar tidak terserap di Kota Bekasi, salah satunya adalah pipanisasi air bersih di Kalimalang Bekasi dan akhirnya jadi silpa dan dikembalikan ke Provinsi, ini sangat disayangkan dan jangan sampai terjadi lagi, katanya.

“Mengenai tumpang tindih KS-NIK, Saya berpesan bahwa ini harus sangat diperhatikan karena berpotensi seperti bom waktu yang sewaktu-waktu bisa meledak kalau tetap dijalankan, langkah paling aman adalah disinergikan dengan program Jaring Kesehatan Nasional yaitu BPJS, sesuai dengan amanat perundang-undangan, Kita lihat apakah RAPBD Kota Bekasi ada perubahan mengenai KS-NIK yang saat ini sedang dipelajari oleh Gubernur Jawa-Barat”, pungkas Mas Waras.

Deni, salah satu team sukses Mas Waras mengatakan kepada pihak media bahwa reses ini adalah bentuk dari tanggung-jawab dari seorang anggota dewan kepada konstituen nya, “Mas Waras sepanjang yang Saya kenal, sangat ramah dan supel, jadi gak pernah ada halangan komunikasi dengan Kami, teamnya”, ungkap Deni.(Mac)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here