-Kota Bekasi-

Warga Kota Bekasi menagih janji Partai Keadilan Sejahtera (PKS) Kota Bekasi saat pemilihan legislatif 2019 lalu. Warga meminta PKS tidak hanya janji saat kampanye tapi segera merealisasikan janjinya untuk membebaskan pajak kendaraan bermotor dan pengurusan SIM. Apalagi di DKI Jakarta yang notabene bukan pemenang Pileg sudah merealisasikan bebas pajak kendaraan bermotor. Hal itu disampaikan Wardi, warga Kayuringin, Bekasi Selatan yang dengan tegas meminta PKS merealisasikan janjinya.

“Kami salah satu yang mendukung PKS saat Pileg. Tapi kami kecewa karena hingga saat ini belum ada realisasi janji kampanye PKS. Wacana saja belum ada. Padahal kan yang jadi ketua DPRD Pak Choiruman dari PKS. Pokoknya kami minta pembebasan pajak kendaraan harus dilaksanakan,” tegas Wardi yang mengaku mencoblos PKS meski tidak mengenal caleg-caleg PKS.

Senada dengan Wardi, salah seorang tokoh masyarakat Bekasi Utara, Hasan juga mengutarakan kekecewaannya terhadap PKS. Menurut Hasan dirinya memilih PKS karena tertarik dengan program penghapusan pajak kendaraan bermotor dan pembebasan biaya SIM yang seumur hidup.

“Saya bukan pendukung caleg, apalagi kader atau pengurus partai. Saya hanya simpati karena program PKS yang diungkapkan saat kampanye lalu. Nah, sekarang kami pun menangih janji itu. Apalagi kan ketua dewan sekarang dari PKS. Mana janji itu,” ungkap Hasan saat ditemui.

Seperti diketahui,munculnya reaksi masyarakat terhadap janji PKS karena realisasi pembebasan pajak kendaraan yang sudah dilakukan di DKI Jakarta. Dengan disahkannya Peraturan Gubernur (Pergub) No.89 tahun 2019 tentang pemberiaan keringanan pokok bea balik nama kendaraan bermotor sebesar 50 persen dan Pergub No.90 Tahun 2019 tentang penghapusan sanksi terhadap piutang pajak daerah.(Mac)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here