Penyidik Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) telah menahan mantan Direktur Utama (Dirut) Perum Jasa Tirta II Djoko Saputro dalam kasus dugaan korupsi pengadaan proyek konsultan SDM di Perum Jasa Tirta II.

Setelah berita tersebut keluar, kembali ada informasi bahwa di internal PJT II juga terdapat dugaan gratifikasi jabatan yang dilakukan Mantan Dirut PJT II tersebut.

Menurut sumber terpercaya yang tidak ingin disebutkan namanya, telah terdapat dugaan gratifikasi jabatan yang dilakukan mantan Dirut PJT II, gratifikasi jabatan tersebut diberikan kepada Direktur Operasional dan Pengembangan Antonius Aris Sujatmiko yang juga mantan Manager di PT. PGN dan Sekretaris Perusahaan Dadan Hidayat.

“Tidak hanya korupsi yang terkuak baru-baru ini, tapi ada juga dugaan Gratifikasi Jabatan yang dilakukan mantan Dirut PJT II itu kepada beberapa Jabatan di PJT II salah satunya Jabatan Direktur Operasional dan Pengembangan”, ujar sumber tersebut.

Mantan Direktur Utama PJT II Djoko Saputro diduga telah melakukan gratifikasi jabatan yang diberikan kepada Antonius Aris Sujatmiko mantan Manager PT. PGN untuk menjadi Direktur Operasional dan Pengembangan PJT II , motif gratifikasi itu untuk memuluskan berbagai kepentingan pribadi pihak yang terlibat. Sumber tersebut juga menambahkan bahwa selama ini telah tumbuh subur praktik-praktik gratifikasi jabatan di era Mantan Direktur Utama Djoko Saputro yang telah di tahan oleh KPK, namun dibawah kepemimpinan Dirut PJT II saat ini U Saefudin Noer telah melakukan berbagai pembenahan pasca Djoko Saputro ditetapkan sebagai tersangka oleh KPK.

“Saat ini, menurut saya pembenahan internal PJT II telah berjalan dengan baik di bawah kepemimpinan Dirut baru yaitu U Saefudin Noer, dan hal tersebut sudah mulai dirasakan oleh seluruh bagian di dalam PJT II dan sekali lagi kepada direktur utama U Saefudin Noer mudah-mudah selalu konsisten melakukan pembenahan di Jasa Tirta 2, Tutup sumber tersebut. (Red)

1 COMMENT

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here