-Bekasi Kota-

Pembukaan YPCC(Yayasan Pelatihan Cad Cam) di Grand Galaxy City Kota Bekasi, Jum’at pagi(13/9) mendapat perhatian serius dari Waras Wasisto Anggota DPRD Provinsi Jawa-Barat terkait dengan Revolusi Industri 4.0 yang menjadi tolak ukur dari sebuah negara berkembang dan maju untuk menjadi sebuah solusi dalam persaingan yang sangat kompetitif di era globalisasi, Revolusi industri secara sederhana berarti perubahan besar dan radikal terhadap cara manusia memproduksi barang dan bertahap sesuai jaman nya, dimulai dari Revolusi Industri 1.0 dengan ditemukannya lalu digunakannya mesin uap dalam proses produksi barang, penemuan yang sangat revolusioner dijaman nya karena sebelum adanya mesin uap, kala itu manusia hanya bisa mengandalkan tenaga otot, tenaga air, dan tenaga angin untuk menggerakkan apapun, berlanjut kepada Revolusi 2.0 dimana Tenaga Uap berganti menjadi Tenaga Listrik yang jauh lebih mudah dan murah daripada tenaga uap, berlanjut lagi ke Revolusi 3.0 dimana Tenaga Listrik berganti menjadi Tenaga Komputer dan menjadi faktor berikutnya yang diganti adalah manusianya, setelah revolusi industri kedua, manusia masih berperan amat penting dalam produksi barang-barang, revolusi industri ketiga mengubahnya dan abad industri pelan-pelan berakhir, abad informasi dimulai, kalau revolusi pertama dipicu oleh mesin uap, revolusi kedua dipicu oleh listrik, revolusi ketiga dipicu oleh mesin yang bergerak, yang berpikir secara otomatis: komputer dan robot, dan revolusi industri ini terus berkembang dimana era sekarang adalah Revolusi 4.0 yaitu Komputer tidak hanya dijadikan mesin yang digunakan secara parsial tetapi juga bisa terkoneksi antara satu komputer dengan komputer lain nya dalam rentang jarak yang tak terbatas yaitu menggunakan jaringan melalui dunia maya atau yang lebih akrab Kita dengar “Internet”, setiap manusia satu dengan manusia lain nya bisa berhubungan dan jarak bukan lagi menjadi suatu halangan nya.

Mas Waras(panggilan akrab) mengatakan bahwa mau tidak mau, suka atau tidak suka Indonesia khususnya Jawa-Barat dimana menjadi sebuah Provinsi dengan jumlah penduduk terbanyak harus mempersiapkan Sumber Daya Manusia yang mandiri, artinya bukan hanya menjadi pekerja tetapi juga membuka lapangan pekerjaan di era globalisasi yang sangat kompetitif dan bersaing, “Saya melihat bahwa YPCC ini bisa menjadi sebuah jawaban dari tantangan jaman di-era globalisasi ini, SMA sederajat perlu dibekali keterampilan khusus, membekali generasi muda dengan kemampuan dan keahlian khusus dimana proyeksinya akan menjadi tenaga handal dan ahli dalam bidang-bidang tertentu dan menjadi unicorn(raksasa) bisnis yang menjadi kiblat dunia usaha seperti yang sudah Kita miliki contohnya Gojek dan Buka Lapak dan Tokopedia”, papar Mas Waras.

Lebih jauh Mas Waras menyatakan bahwa perlu ada sinergitas terkait dengan dinas-dinas terkait seperti Dinas Tenaga Kerja dan Dinas Pendidikan agar menjadi sebuah mata rantai yang utuh dimana pengangguran pada usia kerja bukanlah menjadi sebuah momok yang menakutkan, “melalui YPCC yang bersinergi dengan kedinasan maka akan menjadi solusi di era Revolusi Industri 4.0, Saya yakin bila berjalan se-iring, Jawa Barat khususnya dan Indonesia pada umumnya akan mencetak raksasa industri baru di Indonesia”, Pungkas Waras Wasisto.(Mac)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here