INI JAWABAN SEKWAN TERKAIT CCTV DAN SERAGAM DEWAN

-Kota Bekasi-

Saat ditemui awak media diruangan nya, Sekretaris Dewan Perwakilan Rakyat Daerah Bekasi Muhammad Ridwan, Selasa siang(10/9) tentang konfirmasi terkait CCTV dan Seragam Dewan yang ramai dibicarakan diberbagai media akhir-akhir ini, suasana wawancara yang berlangsung akrab dan Bang Ridwan menjawab berbagai pertanyaan yang disampaikan dengan lugas dan sistematis.

Mengenai CCTV, Bang Ridwan menjelaskan bahwa ada 9 ruangan yang dipasang CCTV dengan jumlah CCTV 12 buah dan CCTV yang Audio-Visual artinya seperti melihat video dimana menampilkan gambar dan suara bersamaan, “dari tahun 2015 CCTV ini direkomendasikan oleh BPK RI Jawa-Barat termasuk spesifikasinya dan diaplikasikan pada tahun 2017 dengan memakai APBD Murni 2017 tentunya melalui Paripurna dimana Dewan Terhormat ikut ketuk palu saat itu, jadi kalau hal tersebut diributkan sekarang maka mari para Dewan tersebut melihat regulasi yang sudah dilakukan sesuai amanat undang-undang dalam hal ini Perda”, terang Bang Ridwan.

Lebih lanjut Bang Ridwan memaparkan bahwa ada ruangan yang tak terpasang CCTV seperti ruangan fraksi-fraksi dimana hak privasi para anggota dewan terjaga disana, terkait lobby-lobby politik atau hal-hal yang bersifat rahasia bisa dilakukan disana, “tidak benar juga bahwa tidak ada ruang privasi yang tersedia, ada ruangan fraksi yang tak terpasang CCTV dan Saya juga membantah rumor yang beredar kalau CCTV ini connect dengan Pemerintahan Kota Bekasi sebab Pemkot punya sendiri disana, jadi terpisah, hoax itu kabar yang beredar mengenai CCTV connect ke Pemkot”, tegas Ridwan.

“Mengenai seragam, Saya sudah melayang 3 teguran keras kepihak pemenang lelang akibat dari kelalaian kinerja dan meleset dari waktu yang ditentukan dan bilamana ada anggota dewan yang berniat untuk memperbaiki ukuran dari seragam tersebut untuk diperbaiki”, Pungkas Bang Ridwan.(Mac)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *