-Kota Bekasi-

Polemik Seragam Pelantikan anggota DPRD Kota Bekasi yang belum selesai bahkan sampai pelantikan pun beberapa Anggota Dewan harus membeli jas sendiri, Nicodemus Godjang yang merupakan salah satu dari 50 Anggota Dewan Terpilih dari Fraksi PDI Perjuangan Kota Bekasi berpendapat bahwa terlihat jelas bahwa panitia penyelenggara tidak siap dalam menyiapkan acara sakral lima tahunan ini, “Saya sangat kecewa akan ketidaksiapan dan terkesan main-main, ini acara sakral kenegaraan dan ada standard protokoler kenegaraan yang berlaku, Saya dan teman-teman Dewan lintas fraksi akan serius mengevaluasi hal ini”, tegas Nicodemus Godjang yang juga merupakan Ketua Bapilu DPC PDI Perjuangan Kota Bekasi.

Ditempat terpisah, Sekretaris DPRD(Sekwan) Kota Bekasi M.Ridwan saat ditemui wartawan menyatakan memang ada keterlambatan oleh pihak ketiga(pemenang tender) dan Mereka juga dianggap sudah wanprestasi.

Terkait pernyataan Sekwan seperti itu, Bung Nico(panggilan akrab Nicodemus Godjang) menanggapi bahwa meamang Sekwan terbukti lalai, ada pengawasan yang harus dilakukan ke pihak ketiga selama pengerjaan dilakukan, ini lalai atau terkesan main-main, imbuhnya.

“Bila ada alasan tentang tengat waktu yang mepet atau pihak pemenang tender yang lalai, artinya pihak penyelenggara tidak serius pada perhelatan besar ini, sekali lagi ini acara negara dengan standard protokoler negara dimana penyelenggaraan dilakukan 5 tahun sekali, kenapa bisa kejadian seperti ini terjadi dan biaya untuk penyediaan seragam pelantikan 50 anggota Dewan Terpilih itu tidak kecil loh, ada anggaran sekitar 500 juta, ada apa ini? Kami akan evaluasi tuntas hal ini baik kepada Sekertaris Dewan(Sekwan) maupun pemenang tender seragam ini, tak lagi perlu dibagikan, acaranya sudah lewat, Kita akan kembalikan jasnya bila tetap diberikan,” Pungkas Nicodemus Godjang.(MD)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here