You are here
Home > Healthy Life > SUDDEN DEATH (KEMATIAN MENDADAK)

SUDDEN DEATH (KEMATIAN MENDADAK)

-KOLOM KESEHATAN-

Jum’at tengah malam(tanggalan sudah memasuki hari sabtu) tepatnya tanggal 07 Desember 2018 yang lalu, berita duka itu datang, Abangku satu-satunya(Kami 4 bersaudara) sudah berpulang, meninggal saat lagi kumpul dengan kawan-kawannya, seperti tak percaya karena beberapa hari sebelumnya masih ngobrol lama di telepon, kawan-kawan nya yang sedang ngobrol saat itu menceritakan kepanikan yang mereka alami saat Abangku tak sadarkan diri, dibawa ke klinik terdekat ditolak karena tak punya peralatan lengkap dan langsung dirujuk ke RS terdekat, dalam perjalanan tersebut nyawa Abangku yang ber-usia 48 tahun sudah tak tertolong lagi, Beliau meninggal dalam perjalanan ke rumah-sakit, menurut teman-teman nya, saat tiba ditongkrongan abangku tersebut terlihat biasa saja, walau memang Abangku bercerita bahwa perutnya serasa kembung dari sehari sebelumnya, tapi hal tersebut adalah hal biasa yang dialaminya, setelah beberapa jam nongkrong Beliau merasakan sesak napas dan mulai berkeringat, teman nya sempat membuatkan teh manis hangat dan mereka sempat makan mie ayam bareng, setelah makan penyakit abangku sempat mereda tetapi tak lama kemudian, beliau memuntahkan kembali apa yang dimakan dan diminumnya, setelah muntah-muntah tersebut, Abangku lemas dan mulai tak sadarkan diri dan kemudian kejadian nya seperti yang kuceritakan diatas, tak ada yang menduga baik keluarga dan teman-teman nya Abangku secepat itu meninggalkan Kami, apalagi kondisinya yang selalu terlihat sehat dan segar bugar, Lantas, Penyakit “tersembunyi” apakah yang merenggut nyawa Abangku?

Dokter klinik yang sempat memeriksa alm Abangku tersebut menyatakan kemungkinan bahwa abangku terserang penyakit jantung tiba-tiba atau juga lazim disebut dimasyarakat umum “Penyakit Angin Duduk” bahasa ilmiahnya “Angina” yang merupakan salah satu gejala “Penyakit Jantung Koroner”, gejalanya memang mirip masuk angin biasa, hanya sedikit lebih berat, tak mengherankan. penyakit ini disepelekan dan bila tidak segera ditangani penderitanya bisa langsung meninggal hanya dalam waktu 15-30 menit setelah serangan pertama, sama seperti yang alm Abangku alami.

Menurut beberapa artikel kesehatan, Penyakit Angin Duduk atau “Angina” ini mempunyai beragam ciri-ciri tapi pada umumnya adalah mual dan kembung disertai pusing, kemudian berlanjut berkeringat dingin dengan kronologi dada sesak, nyeri dibagian ulu hati, keluar keringat sebesar jagung, serta badan terasa dingin ini desebabkan karena adanya gumpalan darah yang membentuk plak di dalam arteri membuat arteri tersumbat. Gumpalan darah ini bisa terbentuk, lalu terurai, kemudian terbentuk lagi. Gumpalan darah yang tidak segera ditangani akan bertambah besar dan sebelum akhirnya menyumbat arteri dan mengakibatkan penyakit jantung dan bila tak terdeteksi dan ditangani secara tepat akan menyebabkan korban jiwa dalam kurun waktu 10-30 menit.

Cara paling aman menghidari penyakit ini adalah dengan pola hidup sehat yaitu menjaga pola makan sehat yaitu makan teratur dan gizi seimbang, istirahat cukup dan olahraga rutin, penyakit dengan urutan ke2 penyakit yang paling mematikan di Indonesia, Penyakit jantung koroner merupakan salah satu penyakit tidak menular yang terjadi akibat pola hidup dan lingkungan yang tidak sehat seperti kebiasaan makan makanan tinggi lemak jenuh, minum alkohol, merokok, obesitas, dan sebagainya. Dilihat dari Pusat Data dan Informasi milik Kementerian Kesehatan RI tahun 2013, jumlah kasus penyakit jantung koroner di Indonesia terus meningkat sebanyak 7 sampai 12,1 persen dari total penduduk Indonesia. Penyakit jantung koroner banyak ditemukan pada kelompok dewasa dan usia lanjut, yaitu umur 45-54 tahun (2,1 persen), 55 sampai 64 tahun (2,8 persen), dan 65-74 tahun (3,6 persen) dan karena angka kasus penyakit jantung koroner terus meningkat, pemerintah mengimbau masyarakat untuk memegang pedoman CERDIK, yaitu Cek kesehatan secara berkala, Enyahkan asap rokok, Rajin beraktivitas fisik, Diet yang sehat dan seimbang, Istirahat yang cukup, dan Kelola stres. Langkah-langkah ini dapat membantu Anda terhindar dari faktor risiko penyakit jantung koroner sejak dini.

Pertolongan Pertama Pada Orang yang Terkena Angin Duduk

Saat seseorang terserang Angina Pektoris, maka jangan langsung panik. Anda bisa melakukan pertolongan pertama angin duduk pada orang yang mengalami beberapa gejala yang telah disebutkan di atas. Berikut adalah langkah-langkah pertolongan yang bisa Anda lakukan pada orang yang terkena angina:

– Batuk Sekuat Tenaga

Ketika gejala angina mulai menyerang pada diri Anda, maka cobalah untuk melakukan batuk sekuat tenaga. Anda bisa langsung mengambil nafas dalam-dalam dan cobalah untuk batuk seperti ketika ingin mengeluarkan dahak. Lakukan batuk setiap 2 detik sekali. Tujuannya adalah untuk melancarkan suplai darah yang akan menuju jantung. Selain itu, cara batuk dengan sekuat tenaga akan membantu jantung untuk tertekan agar aliran darah yang menuju ke sana lancar kembali,
Batuk secara berulang-ulang dengan semangat/kencang.

*Menarik nafas dalam dan batuk terus menerus dilakukan sampai bantuan datang atau sampai detak jantung terasa normal kembali, menarik nafas panjang dan dalam akan menarik banyak oxigen ke paru-paru dan batuk akan menekan (squeeze) jantung yang membuat darah tetap tersirkulasi, tetap jaga kesadaran dan hindari posisi tiduran harus tetap posisi duduk.

– Gunakan Air Hangat

Jika Anda merasakah gejala angina seperti yang telah disebutkan di atas, maka cobalah untuk meminta bantuan orang terdekat untuk merebuskan air hangat. Air hangat dapat Anda masukan ke dalam botol kecil kemudian letakkan di bagian perut bagian depan. Karena bagian tersebut merupakan tempat angin masuk dan menyebabkan gejala angin duduk. Selain itu, tempelkan air hangat pada bagian telapak kaki. Cobalah berbaring lurus dan rilekskan badan.

– Gunakan Minyak Angin

Selain air hangat, minyak angin juga dapat digunakan sebagai pertolongan pertama pada angin duduk. Minyak angin dapat Anda oleskan ke bagian punggung, dada, dan perut. Caranya ini dapat dilakukan hampir sama dengan menangani masalah masuk angin. Selain itu, kehangatan yang dihasilkan dari minyak angin juga akan membantu badan lebih rileks sehingga suplai darah dan oksigen ke jantung juga lebih lancar.

– Konsumsi Obat Anti-Platelet

Obat Anti-Platelet merupakan jenis obat yang memiliki kemampuan untuk menghambat agregasi platelet. Di mana obat ini diyakini mampu membantu meredakan gejala angina. Namun jika ingin mengkonsumsi obat ini maka sebaiknya konsultasikan terlebih dahulu dengan pihak dokter. Karena bisa saja obat ini memiliki efek yang bisa meredakan angina atau justru memperparah gejala yang diderita.

– Bawa Ke Dokter

Jika pertolongan pertama di atas sudah Anda lakukan, namun belum ada perubahan dan justru gejala yang diderita semakin parah. Maka sebaiknya langsung bawa penderita ke dokter terdekat. Tujuannya adalah untuk mendapatkan penanganan utama yang lebih intensif supaya gejala yang diderita tidak bertambah parah.

Itulah beberapa hal mengenai penyebab angin duduk serta pertolongan pertama yang bisa Anda lakukan, Anda bisa membagi link ini kepada setiap kerabat dan saudara guna membantu/mencegah korban jiwa bertambah akibat penyakit jantung koroner ini. (Mach)

-Sumber: Social Media

Leave a Reply

Top